Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan

Andrea Air Purifier, Penyaring Udara Dengan Tanaman Asli

Sabtu, 18 Februari 2012 0 komentar

Jika anda menginginkan alat penjernih udara yang alami dan lain dari yang lain, maka Andrea Air Purifier nampaknya bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda. Andrea Air Purifier adalah Air Purifier pertama yang menggunakan tanaman sebagai alat untuk menjernihkan udara.
Desainnya menyerupai sebuah tabung yang unik, perangkat ini terdiri dari wadah untuk menyimpan tanaman, tempat air untuk irigasi tanaman serta sebuah kipas di bagian tengahnya.
Cara kerjanya cukup simpel, udara kotor yang mengandung bakteri atau virus akan masuk ke bagian atas kemudian tersaring ke bawah dan udara bersih akan keluar melalui kipas.
Anda bisa memilih tanaman yang sesuai dengan kesukaan anda sehingga kelebihan Andrea Air Purifier tidak hanya sekedar sebagai penjernih udara tetapi sekaligus bisa mempercantik interior ruangan.
Andrea Air Purifier dijual dengan harga Rp 2 juta, tidak murah memang, tapi jika dilihat dari keunikan dan fungsinya, maka itu adalah sebuah harga yang pas.

Moneual Rydis H800, Robot Penjernih Udara Dengan Sensor Gyro Dan PSD

0 komentar



Salah satu kelemahan beberapa penjernih udara yang ada saat ini adalah jangkauannya yang hanya bisa menjangkau beberapa meter persegi saja, atau dengan kata lain tidak bisa menjernihkan udara secara maksimal di ruangan yang terlalu luas.
Namun, dengan menggunakan Moneual Rydis H800, dijamin anda bisa menjernihkan udara di seluruh ruangan rumah anda. Moneual Rydis H800 adalah sebuah robot air purifier pertama di dunia yang dapat menjernihkan udara di seluruh ruangan karena Moneual Rydis H800 bekerja dengan cara berkeliling rumah secara otomatis.
Untuk lebih memaksmalkan kinerja robot ini, Pengguna bisa mengatur kecepatannya. Robot ini dilengkapi dengan roda untuk berjalan, jadi kalau ada ruangan yang tidak rata atau susah untuk dilalui oleh robot ini, anda terpaksa harus memindahkannya secara manual.
Moneual Rydis H800 telah dilengkapi dengan docking untuk isi ulang, sensor gyro dan PSD untuk menghindari tabrakan dengan benda sekitar saat sedang berkeliling.

Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Mampu Meniru Gerakan Manusia

0 komentar



Sekelompok ilmuan asal Negeri Sakura berhasil merakit sebuah robot yang bisa meniru gerakan-gerakan manusia pengendalinya. Dengan menggunakan peralatan khusus TELESAR V, para pengguna memungkinkan mereka untuk melihat, mendengar dan merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan mesin robot serta menggerakkan sang robot dari jarak jauh.
Menurut Profesor Susumu Tachi, dari Universitas Keio, sistem yang terdapat pada tutup kepala, rompi, dan sarung tangan operator atau pengguna, mengirimkan instruksi rinci ke robot, yang kemudian secara otomatis akan meniru setiap gerakan pengguna. Pada saat yang sama, sensor penunjuk arah android tersebut menyampaikan aliran informasi yang diubah menjadi sensasi bagi penggunanya.
Sarung tangan polyester yang digunakan operator terhubung dengan semikonduktor dan mesin-mesin kecil yang memungkinkan pengguna bisa merasakan apa yang disentuh tangan-tangan mekanik, apakah itu permukaan yang halus, tonjolan ataupun panas dan dingin.
Robot ini juga dilengkapi dengan sebuah kamera yang berfungsi sebagai mata. Kamera ini bisa menangkap gambar dan hasilnya akan muncul di layar video kecil di depan mata pengguna. Ini memungkinkan pengguna untuk melihat dalam bentuk tiga dimensi.
Kemudian mikrofon pada robot berfungsi untuk mengambil suara, sementara speaker memungkinkan pengguna untuk membuat suaranya terdengar oleh mereka yang berada dekat  dengan robot.

Kontes Robot Di Universitas Hasanuddin Makasar

0 komentar



Himpunan Mahasiswa Teknik ELektro Universitas Hasanuddin kembali mengadakan acara lomba robot. Sebanyak 18 tim dari sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia beradu kreativitas dalam lomba robot ini. Kontes dalam rangkaian acara “IT Fest 2012″ ini bisa dikatakan sebagai pemanasan menjelang Kontes Robot Indonesia yang akan digelar bulan Mei mendatang.
Masing-masing tim diberikan kesempatan untuk menurunkan dua robot untuk dilombakan. Dalam lomba ini, robot itu membuat benteng pertahanan dengan mengangkat sejumlah kubus. Pemenangnya akan mendapat predikat The King.

Nao Next Gen Robot Aldebaran Robotics Terbaru dengan 2 Kamera HD & Nuance Voice Recognition

Selasa, 03 Januari 2012 0 komentar


Aldebaran Robotics yang merupakan perusahaan yang memproduksi robot humanoid (bentuk seperti manusia) yang sudah terkenal bernama Nao dari Prancis kini telah memproduksi generasi terbaru Nao yang dinamai Nao Next Gen. Robot ini dibuat untuk keperluan riset, pendidikan dan untuk mengeksplorasi penggunaan robot dalam kehidupan.
Robot Nao Next Gen dilengkapi dua kamera video HD untuk mata dan menggunakan teknologi Nuance untuk voice recognition (pengenalan suara) dengan algoritma mekanisme gerakan berjalan yang lebih baik serta smart torque control untuk meningkatkan koordinasi tubuh robot. Untuk pemrosesan robot ini mengandalkan chip ATOM dengan kecepatan 1.6 Ghz.
Aldebaran Robotics telah berhasil menjual robot Nao versi sebelumnya sebanyak 2000 unit di mana harga Nao versi sebelumnya adalah  16000 USD atau 150 jutaan rupiah.

Robot Anjing Pemandu dengan Teknologi Kinect bisa Membantu Tunanetra buatan NSK

0 komentar

SK sebuah perusahaan Jepang telah menunjukkan prototipe  anjing pemandu robot yang berfungsi yang suatu hari nanti akan bisa digunakan untuk membantu orang tunanetra. Robot yang sama ini sebelumnya telah ditampilkan dalam lingkungan laboratorium. Praktisnya robot ini akan menjadi pengganti untuk anjing pemandu  yang membutuhkan pelatihan yang panjang, lama dan mahal yang bisa berbulan-bulan.
Jelas, anjing nyata memiliki manfaat besar: karena datang dengan  kecerdasan yang memungkinkan mereka untuk bergerak, dan bereaksi terhadap situasi yang bukan “bagian dari program”. NSK berpikir bahwa robot kemungkinan  layak diimplementasikan dan hasilnya adalah sangat menarik.
Dalam menangani masalah  mobilitas, NSK menggunakan Kinect, sensor gerak Microsoft untuk mendeteksi dan menganalisa rintangan sulit seperti tangga. Kemudian ada masalah kesadaran kinestetik di mana robot harus merasakan apa yang ada di sekitar kakinya. Untuk hal itu, NSK menggunakan sensor proximity yang mungkin tidak begitu berbeda dari yang kita miliki di smartphone.
Hasil akhirnya adalah sebuah robot berkaki empat yang dapat menaiki tangga, meskipun perlahan-lahan. Robot menyediakan alat untuk bantuan untuk manusia pemiliknya, dan seperitnya memberikan pegangan yang kuat juga. Pada saat ini, NSK telah bekerja pada faktor-faktor utama yang penting seperti kemampuan gerak, kesadaran akan lingkungan sekitarnya.

Mikrobot Sepanjang 6 inci Berjalan di Atas Permukaan Air Tanpa Tenggelam

Jumat, 29 Juli 2011 0 komentar



Sebuah mikrobot yang bisa berjalan di atas permukaan air telah berhasil diciptakan. Para ilmuan mengatakan insprirasi untuk membuat mikrobot ini berasal dari serangga yang dapat berjalan di atas permukaan air, seperti nyamuk atau laba-laba air.
Mikrobot ini memiliki panjang 6 inci dan terdapat 10 penolak air serta dua kawat yang bertindak sebagai kaki untuk menggerakkan mikrobot ini di atas permukaan air. Robot ini dapat berjalan, berdiri, bahkan melompat di atas permukaan air tanpa tenggelam.
Mikrobot dengan berat 3,88 gram tersebut mampu berjalan di atas permukaan air dengan kecepatan 6 inci per detik tanpa tenggelam. Ini adalah robot pertama yang bentuknya menyerupai serangga.
Namun para mengakui bahwa kecepatan gerak mikrobot serangga ini masih terlalu pelan. Mereka masih bekerja untuk dapat meningkatkan kecepatan gerak mikrobot ini. Jika robot ini sudah memiliki kecepatan gerak, yang bagus, dan tentu saja dapat dibuat dengan harga murah, para peneliti berharap dapat menggunakannya untuk mengatasi masalah polusi air.

Romeo Robot Humanoid Ramah Pengasuh Manula dari Aldebaran

Rabu, 13 Juli 2011 0 komentar

Perusahaan Aldebaran Robotika di Perancis, pembuat robot Nao kecil yang lucu, telah kembali dengan robot pengasuh untuk orang usia lanjut/manula, dijuluki Romeo. Robot berbentuk manusia/Humanoid ubu berdiri jauh lebih besar 1,4 meter dibanding Neo (sedikit lebih dari empat setengah kaki) dalam balutan kostum ala Speedo gunmetal dan memiliki berat 40 kilogram (88 pon).

Robot Romeo memiliki fitur 37-derajat kebebasan, tulang punggung empat-ruas, kaki diartikulasikan, exoskeleton kaki komposit, dan aktuator direvisi yang memberikan kontrol robot lebih aman atas anggota tubuhnya.
Robot dengna lapisan mulus bersih  juga memiliki “batang tubuh yang lembut”. Robot berinteraksi melalui perkataan natural dan gerak tubuh untuk melakukan tugas-tugas seperti membuang sampah, mengangkat cangkir dengan empat jari tangannya, atau mengambil makanan dari dapur.

Romeo akan bergabung dengan garis panjang robot ditakdirkan untuk menghibur dan membantu merawat orang usia lanjut dan akan diresmikan pada Maret dengan biaya sekitar € 250,000 (sekitar $ 330.000) atau sekitar 3 miliar rupiah.

Pengumuman Pemenang Kompetisi Pembuatan Game Microsoft Kodu Cup 2011

Minggu, 10 Juli 2011 0 komentar



Kompetisi pembuatan game Microsoft untuk kalangan anak-anak dengan menggunakan platform Kodu sebagai basis proyeknya baru-baru ini telah digelar. Dan sejalan dengan itu, para pemenang untuk edisi pertama Kodu Cup pun kini baru saja telah diumumkan.
Kodu sebagai sebuah bahasa pemrograman visual baru yang dirancang untuk membuat game, telah menawarkan secara gratis pada platform Windows maupun Xbox.
Bagi peserta yang telah akrab dengan bahasa pemrograman visual tentunya tidak perlu memerlukan keterampilan yang tinggi semacam coding untuk membuat game buatannya sendiri. Dengan begitu, anak-anak berumur sembilan atau bahkan lebih muda lagi tentunya dapat dengan mudah membangun proyek game kreasinya sendiri.
Contohnya adalah anak bernama Hannah Wyman yang baru berumur 10 tahun ternyata ia baru saja memenangkan hadiah utama untuk permainan video di kelompok usia 9-12 dengan proyek gamenya yang bernama Toxic.
“Anak-anak yang polos apa adanya, telah melakukan banyak hal dalam Kodu yang sebelumnya Saya tak pernah bayangkan. Anak-anak ini memiliki imajinasinya sendiri tentang zombie dan dunia fantasi, monster dan penyakit menular, serta pahlawan mitos yang merupakan varietas yang sangat luar biasa tentunya”, ungkap Brad Gibson, manajer program senior Microsoft Research’s Future Social Experiences (FUSE) Labs.
“Di satu sisi Anda berkata,” Hei, mereka adalah anak-anak, Anda berharap banyak imajinasi yang bakal muncul”. Tetapi ketika Anda melihat kedalaman gameplay dan kekayaan cerita yang mereka ciptakan, Saya rasa nantinya bakal banyak anak-anak dengan caranya sendiri untuk menjadi desainer game kelas dunia”.
Sejauh ini Microsoft sendiri belum secara resmi mengumumkan para pemenangnya melalui situs Microsoft Kodu Cup 2011. Dan Mirosoft hanya memposting dengan mencantumkan nama proyek gamenya saja.
Pemenang lain dalam kelompok usia yang berbeda, jatuh kepada anak berumur 15 tahun bernama Jacen Sherman dengan game Vortex. Sedangkan anak berumur 9 tahun yang bernama David Gardiner juga telah berhasil menyabet posisi pertama dengan proyek gamenya yang bernama Attack Alien.
“Jika Anda seorang tech-savvy, tentunya akan membuat Anda untuk lebih kompetitif dan memberi Anda keuntungan di tempat Anda bekerja. Apa yang kami coba lakukan adalah menemukan cara untuk membuat anak-anak lebih mengarah ke tech savvy. Itulah jenis pondasi untuk Kodu”, tambah Gibson.
“Hal ini menjadi indah dan menarik untuk melihat apa yang terjadi sejak Kodu dirilis. Kami telah memiliki lebih dari 100.000 software download-an dalam waktu sekitar 15 bulan terakhir ini dan kami sedang bekerja sama dengan sekolah-sekolah di seluruh negeri dan di seluruh dunia untuk menginstal Kodu”.
Berikut cuplikan video game para pemenang Microsoft Kodu Cup 2011, yaitu:
http://www.youtube.com/watch?v=ACc0aTbm794
http://www.youtube.com/watch?v=LyCR2h7RRac
http://www.youtube.com/watch?v=FSBXXOFCkRs

Sutera Laba-Laba Yang Luar Biasa

Sabtu, 09 Juli 2011 0 komentar

dn3522-1_550
Chicago (IL) – Ilmuwan dari Institut Microstructure Physic Max Planck di Jerman telah menemukan cara membuat sutera laba-laba dengan 3 kali lebih kuat dengan penambahan jumlah metal yang sedikit.
Suatu teknik baru yang membuat bahan yang bermanfaat untuk memproduksi tekstil yang super kuat dan bahan medis teknologi tingkat tinggi, yang meliputi kecerdasan tulang dan otot.
Metode inovasinya, dikembangkan oleh Seung-Mo Lee, yang memanfaatkan sebuah proses yang disebut Atomic Layer Deposition (ALD). Proses melindungi sutera penahan laba-laba dari Zink, Titanium ataupun Alumunium, yang menyebabkan ion-ion tertentu menembus serat-serat dan beraksi pada struktur proteinnya.
Kim Thompson, CEO dari Laboratorium Kraig Biocraft, menyebutnya penemuan ini sebagai sesuatu penemuan yang benar-benar sangat luar biasa.
“Sutra laba-laba telah dikenal sebagai salah satu serat yang paling kuat yang ditemukan secara alami dan diakui sebagai kapasitas yang tak ada bandingannya untuk menyerap dan menggunakan energi dengan cara yang sangat terkendali. Menjadikan 5 kali lebih kuat dibanding baja sekalipun dalam ukuran diameter yang sama pada bentuk alaminya, dan hal ini langkah maju untuk mengingatkan kita semua lagi tentang potensi yang luar biasa yang dimiliki serat sutera laba-laba tersebu,” seperti yang dikatakan oleh Thompson.

Robot Laba-Laba dari Kondo Kagaku Gerakan Kakinya Menyerupai Laba-laba Asli

0 komentar

Kondo Kagaku pembuat robot dari Jepang telah meluncurkan robot laba-laba baru dengan enam kaki dan bentuk yang lebih mirip laba-laba, terutama ketika si laba-laba menghentakkan kaki di atas meja seperti dalam video ini.

Robot laba-laba ini memiliki kode model KMR-M6 dan ditargetkan untuk para penggemar robot, peneliti /edukasi, dan orang-orang yang ingin menakut-nakuti orang lain juga bisa hehe.
Masing-masing kakinya memiliki dua motor servo ICS KRS Kondo-2552HV  – satu untuk rotasi horisontal dan satu lagi untuk gerakan vertikal. Bot ini tampaknya memiliki ground clearance maksimum sekitar 4 inci.
Panel kontrol Kondo RCB-4HV mengarahkan gerakan kaki, dan baterai 10.8V 800mAh Ni-MH  untuk pasokan listrik . Pengguna dapat menambahkan rakitan kaki tambahan untuk membuat laba-laba yang lebih sangar.
Robot akan dipasarkan pada bulan Mei untuk sekitar $ 880, mungkin akan menemukan banyak penggemar di kalangan pengguna kit robot Kondo KHR  humanoid. (sumber)

Robot Automower 305 Siap Menata Halaman Rumah Anda Menjadi Rapih Dan Indah

Jumat, 08 Juli 2011 0 komentar

Pekerjaan menata kebun ataupun memotong rumput halaman rumah yang biasa seringkali dilakukan manusia secara manual, tampaknya kini sebentar lagi bakal tergantikan oleh mesin. Ya, sungguh tak terbantahkan memang. Selama beberapa tahun terakhir dengan cukup mengesankan menggulirkan produk-produknya, kabarnya kini Husqvarna baru saja telah menambah satu lagi ke jajaran armada robot lawnmower atau lebih dikenal sebagai mesin robot pemotong rumputnya dengan meretas model kreasi terbarunya yang diberi nama Automower 305.
Tidak seperti beberapa saudara kandungnya yang memang dirancang untuk membantu dan memenuhi segala kebutuhan pekerjaan real estate yang lebih besar, Automower 305 ini bisa diperuntukkan bagi pekerjaan dalam skala menengah ke bawah atau pekerjaan rumahan. Bagi para pemilik teras, kebun ataupun halaman rumah yang agak terbatas dengan total luas mencapai 500 meter persegi kabarnya bisa menggunakan jasa robot lawnmower canggih ini.
Mengingat fakta yang ada, mesin robot pemotong rumput besutan dari Husqvarna tersebut bisa bergerak dilandasan tanah dengan kecepatan 35 cm/s. Dan ini tentunya akan sangat mungkin bisa melakukan pekerjaan yang selam ini dikerjakan manusia secara manual karena bisa terselesaikan dalam jangka waktu yang cepat dan tepat.
Untuk menghindari segala hal yang tidak diinginkan, robot lawnmower ini dilengkapi dengan beberapa fitur keamanan yang canggih dan berfungsi dengan baik. Fitur keamanan yang dimiliki di sini melibatkan penggunaan sebuah PIN keamanan dan built-in alarm yang berfungsi untuk menghindari pencurian robot tersebut dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Beratnya sendiri sekitar 7 kilogram, dan ini tentunya cukup berat bagi orang yang berniat mengambilnya, bukan!
Perangkat ini didukung dengan keberadaan baterei Li-Ion/1,6Ah yang mampu menghidupkan atau memfungsikan gerakan aktifitas otonomnya sekitar 40 menit untuk pengisian (charge) energi selama 150 menit. Sejak proses pengisian yang sepenuhnya bisa dilakukan secara otomatis, robot ini selebihnya tidak membutuhkan bantuan manusia sama sekali. Ditambah lagi dengan keberadaan kawat 150 meter dan 200 staples yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan set-up perimeter pemotongan secara cepat dan mudah tentunya.
Mengenai harga per unitnya sendiri, robot lawnmower model Automower 305 ini telah siap dipasarkan dengan bandrol harga yang cukup mahal yaitu 1.490 Euro atau sekitar 18 juta rupiah. Hm, Anda berminat?

Robot Kid Walker Exoskeleton seperti Mechwarrior & StarWars saja

0 komentar

Anda tahu Mechwarrior kan? Robot yang dikendalikan oleh orang di dalamnya? Ada produk robot bernama Kid’s Walker beneran yang mirip Mechwarrior tapi tentunya tidak ada senjata di dalamnya. Produk robot ini dibuat untuk anak-anak oleh perusahaan bernama Sakakibara Kikai.

Robot ini tingginya 5 1/4 feet dan berat kurang dari 400 pound. Robot ini sebenarnya bukan berjalan tetapi memiliki roda jadi sebenarnya seperti mobil saja tapi tertutupi oleh kakinya.
Harga robot ini kurang lebih 21000 USD atau 200 jutaan rupiah neh. Sayangnya produk ini cuman dibuat 1 biji dan belum direncanakan dijual secara masal karena fungsinya hanya untuk promosional. (Sumber)

SmartBird Robot Burung Camar Festo Mampu Terbang Seperti Burung Asli ( ada Video )

0 komentar

Mencengangkan melihat inovasi teknologi yang ada pada SmartBird yang merupakan burung robot yang bisa terbang dengan gerakan hampir persis burung aslinya dan model burung ini memiliki kualitas aerodinamis yang sangat baik dan kelincahan ekstrem seperti burung yang normal. Dengan SmartBird, Festo si pembuatnya telah berhasil dalam menguraikan kemampuan penerbangan burung ke dalam teknologi yang bisa kita manfaatkan.

Robot burung ini membawa Teknologi bionik, yang terinspirasi oleh camar ikan haring, yang dapat memulai terbang dari tanah mandiri – tanpa mekanisme drive tambahan.
Sayapnya tidak hanya bergerak ke atas dan ke bawah, tetapi juga berputar pada sudut tertentu. Hal ini dimungkinkan oleh unit drive aktif diartikulasikan torsional, yang dalam kombinasi dengan sistem kontrol yang kompleks mencapai tingkat efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya  dalam operasi penerbangan. Festo telah demikian berhasil untuk pertama kalinya dalam menciptakan sebuah adaptasi teknis energi efisien model dari alam.
Robot ini memiliki bahan material carbon fiber dan elektronik kontrol denganb erat hanya 0.4 kilogram saja. Festo telah  mendemonstrasikan teknologi yang menggambarkan seberapa canggih robot bisa terbang: SmartBird aerodinamis sangat efisien, bahkan memutar kepalanya seperti burung camar nyata lakukan untuk melakukan gerakan aerobatik.
Tetapi jika Anda berpikir tentang implikasi yang lebih besar dari Robot ini, kemungkinannya cukup mencengangkan: Bayangkan sebuah pesawat robot mata-mata berbasis pada teknologi ini, dikemas dengan sistem GPS yang ultra-ringan, baterai yang kuat dan kamera presisi tinggi dan mikrofon. Jenis data surveilans rahasia yang bisa dikumpulkan burung robot ini tentu akan mengesankan – dan lebih bergaya dari setiap perangkat drone mata-mata lain di luar sana.

Robot SmartBird ini menggunakan komunikasi radio Zigbee yang menyampaikan informasi penerbangan ke komputer yang mentrak, meningkatkan pergerakaannya.
Anda bisa mengunjungi situs Festo pembuat robot ini di:
http://www.festo.com/cms/en_corp/11369.htm

 
Techno Blog's © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets